Terdakwa Pengendali 92 Kg Sabu Dari Lapas Tidak Dihadirkan, Sidang Pembelaannya Ditunda

Sidang M. Sulton di PN Tanjungkarang / Faiza
Sidang M. Sulton di PN Tanjungkarang / Faiza

Terdakwa pengendali peredaran sabu 92 kilogram dari dalam Lapas, M. Sulton (32) warga Blandongan, Kec. Bugul Kidul, Jawa Timur memohon agar dirinya dapat menyampaikan permohonan secara langsung di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandar Lampung.


M. Sulton melalui kuasa hukumnya, Agus Purwono, terdakwa meminta agar dirinya membacakan permohonan secara langsung karena dirinya dituntut hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Kami mohon agar terdakwa dihadirkan dalam persidangan karena terdakwa ini dituntut hukuman mati jadi dia ingin menyampaikan secara langsung pledoinya," kata Agus Purwono, Selasa (17/5).

Agus mengungkapkan, pihaknya merasa kecewa lantaran sudah lima mengajukan permohonan agar dapat hadir di persidangan. Namun, tidak pernah dikabulkan dengan alasan tidak diizinkan oleh Lapas Kelas IIA Narkotika Bandar Lampung.

JPU Roosman Yusa mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Lapas namun tetap tidak diperbolehkan. Mendengar permohonan tersebut, Ketua Majelis Hakim Johny Butar Butar meminta JPU memberikan bukti fisik izin dari Lapas. 

"Kalau sudah koordinasi dengan pihak lapas, kami ingin buktinya ada di persidangan secara tertulis. Permintaan itu jangan omong-omong, harus tertulis," kata dia. 

Akhirnya, Hakim memutuskan untuk menunda persidangan dengan agenda pembelaan hingga satu minggu ke depan. Sidang akan digelar 24 Mei mendatang.