Terdakwa Penusukan Syekh Ali Jaber Didakwa Lima Pasal

Sidang penusukan Syekh Ali Jaber/ RMOLLampung
Sidang penusukan Syekh Ali Jaber/ RMOLLampung

Kasus penusukan Syekh Ali Jaber dengan terdakwa Alfin Andrian disidangkan perdana di Pengadilan Negeri Tanjungkarang Bandarlampung, Kamis (19/11). 


Alfin didakwa 5 pasal oleh Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bandarlampung.

Pasal 340 KUHP Juncto Pasal 53 KUHP, tentang percobaan pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun. 

Lalu, Pasal 338 KUHP Juncto Pasal 53 KUHP, tentang percobaan pembunuhan dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun.

Pasal 351 ayat 1 dan 2 KUHP, tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat dengan ancaman pidana penjara paling lama lina tahun. 

Kemudian Pasal 355 ayat 1 KUHPidana serta Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, tentang tanpa hak Menguasai dan membawa senjata tajam dengan ancaman pidana penjara setinggi-tingginya 10 tahun.

Kuasa Hukum terdakwa, Ardiansyah menilai dakwaan tersebut lengkap dan sempurna, sehingga pihaknya tidak mengajukan eksepsi. 

"Dakwaannya sempurnya dan rinci, karena semua pasal dicantumkan bahkan menyertakan satu pasal terpisah yakni penggunaan senjata tajam Pasal 2 ayat 1 UU Darurat," katanya. 

Sementara itu, sidang kedua diagendakan maksimal lima saksi menjelaskan kebenaran secara materil. 

"Saksi yang meringankan nanti akan kami lihat yang diajukan dari JPU. Jika menurut JPU ini merupakan tindakan yang terencana, maka akan kami lihat nanti ada saksi yang bisa menjelaskan," ujar Ardiansyah

Sidang perdana ini digelar secara virtual di dua tempat lain, terdakwa Alfin bersama Penasihat Hukum Ardiansyah berada di Mapolresta Bandarlampung. 

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) sidang berada di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung. Dalam sidang perdana ini, Benny Nugroho bertindak sebagai JPU. 

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Dadi Rachmadi bersama dua hakim anggota Surono dan Hendro Wicaksono dengan agenda pembacaan dakwaan.