Teridentifikasi Dua Korban Sriwijaya Air Asal Tubaba

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri/Net
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri/Net

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi dua korban jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182 asal Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).


Sebelumnya, seorang korban dari daerah yang sama, Pipit Piyono, telah dimakamkan di Desa Toto Makmur, Kecamatan Batu Putih, Sabtu lalu (16/1).

Kedua jenazah yang baru teridentifikasi akibat jatuhnya pesawat di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta  Sabtu (9/1), adalah Yohannes dan Sugiyono Effendi.

Mereka bertiga berangkat untuk bekerja dari Bandara Radin Intan II lalu transit di Bandara Soeta untuk terbang menuju ke Pontianak. 

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tubaba Ahmad Hariyanto yang mengatakan hal itu berdasarkan informasi dari Dirjen Dukcapil, Senin (25/1).

Menurut Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, identifikasi korban melalui sidik jari dan DNA.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri telah menerima 134 sampel DNA dari kerabat 59 korban.

Sriwijaya Air SJ-182 yang dipiloti Captain Afwan dan Co.Pilot Diego jatuh empat menit setelah tinggal landas dari Jakarta.

Pesawat itu membawa 56 orang: 46 dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi.