Terima 51 Rekomendasi BPK, Pemkot Bandar Lampung Minta Dampingan BPKP

Inspektur Bandar Lampung, Robi Suliska/Tuti
Inspektur Bandar Lampung, Robi Suliska/Tuti

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menerima 51 rekomendasi dari BPK RI atas laporan keuangan tahun 2021. Atas rekomendasi tersebut, Pemkot meminta pendampingan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) setempat.


Terpantau sejumlah OPD ikut dalam pendampingan di ruang Inspektorat tersebut, seperti dinas pendidikan, dinas PU, dinas perdagangan, dinas pemuda dan olahraga, BPKAD, BPPRD, dan lainnya.

Inspektur Kota Bandar Lampung, Robi Suliska Sobri mengatakan BPKP memberikan pendampingan kepada Pemkot Bandar Lampung atas rekomendasi laporan hasil pemeriksaan BPK terkait laporan keuangan 2021. 

"BPK memberikan 51 rekomendasi kepada Pemkot Bandar Lampung yang tersebar di 17 OPD. Paling lambat 60 hari kita harus menindaklanjuti atas rekomendasi tersebut," kata Robi di ruang kerjanya, Kamis (2/6). 

Menurutnya, hasil pendampingan BPKP yakni menguraikan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk menindaklanjuti rekomendasi BPK. Hampir 90 persen rekomendasi BPK yakni permasalahan adminstrasi. 

"Ada 51 rekomendasi itu terkait administrasi, dan sedikit terkait rekomendasi keuangan terutama dinas PU yang kemungkinan akan ada potensi kelebihan anggaran kepada rekanan," ujarnya. 

Lanjutnya, permasalahan adminstrasi seperti kekurangan surat keputusan karena tidak update aturan, ada juga yang murni ketidaktahuan OPD. 

"Kedepannya itu menjadi PR kita semua untuk melaksanakan segala macamnya yang diharapkan susai dengan peraturan peraturan undang-undang yang ada," jelasnya.