Terkait Stunting, Wagub Nunik Minta Pemkab-Pemkot Harmonis

Chusnunia Chalim/RMOLLampung
Chusnunia Chalim/RMOLLampung

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berupaya secara konvergen dalam menurunkan angka stunting atau gizi buruk.


Untuk itu, seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD)/Satker, baik Pemprov maupun Pemkab/Pemkot harus bekerja secara harmonis.

"Kita kan memang sebelum kegiatan ini, memang sudah melakukan kegiatan-kegiatan konvergensi dan kegiatan  penanganan stunting baik dari internal yang ada di dinas-dinas provinsi maupun kabupaten/kota," kata Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim, Rabu (21/10).

Nunik, sapaan Chusnunia Chalim, menilai stunting tidak bisa hanya dilakukan oleh satu sektor dinas saja, tetapi harus dilakukan secara bersama oleh dinas-dinas terkait lainnya.

"Tadi dapat arahan dari Wakil Presiden Maaruf Amin agar penanganan stunting ini menjadi prioritas daerah. Dan baru sekitar seminggu yang lalu kita lakukan penilaian penanganan stunting termasuk juga konvergensi di kabupaten/kota. Jadi tidak hanya mengandalkan pusat," ucapnya.

Kemudian, yang didorong kepada kabupaten/kota adalah jangan hanya mengandalkan program kementerian.

Ia menambahkan ada beberapa kabupaten/kota yang sudah masuk ke dalam kategori  bagus yaitu Kabupaten Lampung Selatan dan beberapa kabupaten/kota yang lainnya.

"Yang lain bagus. Tetapi yang paling bagus adalah Lampung Selatan," tutup Reihana.