Terkesan Dipaksakan, Kakon di Pagelaran Keluhkan Program Perpustakaan Digital

Ilustrasi/ Net
Ilustrasi/ Net

Program Perpustakaan Digital yang diprakasi Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Pringsewu dikeluhkan sejumlah Kepala Pekon (Kakon) di Kecamatan Pagelaran.


Menurut salah satu Kakon di Kecamatan Pagelaran yang enggan disebutkan namanya, program perpustakaan digital tersebut diduga dipaksakan oleh Ketua Apdesi Pringsewu, Abidin.

"Ya bayangin aja anggaran perpustakaan digital itu sampai Rp30 juta. Sedangkan kami bingung mau mangkas anggaran dari mana, untuk BLT Dana Desa saja sudah habis 40 persen. Lah ini mau dipaksain anggarin sebesar ini,  kata dia, Jumat (23/9).

Hal senada dikeluhkan kakon lainnya  bahkan mereka mengatakan, Ketua Apdesi membawa-bawa dua lembaga penegak hukum.

"Ya kalau kami ga mau menganggarkan untuk perpustakaan digital itu, katanya Pekon kami mau jadi bidikan dua instansi itu," keluh mereka menyampaikan ucapan Abidin.

Terpisah, Ketua Apdesi Pagelaran Firli membenarkan program perpustakaan digital yang diserukan oleh DPC Apdesi Kabupaten. Namun, sampai saat ini Pekon yang ada di Kecamatan tersebut belum menyetujui hal tersebut.

"Iya memang ada program perpustakaan digital. Namun belum semua pekon belum fix akan mengambil atau menganggarkan program tersebut. Yang lebih jelasnya silahkan konfirmasi ke DPC Apdesi," ujar Firli.

Sementara, Kantor Berita RMOLLampung mencoba mengkonfirmasi Ketua DPC Apdesi Pringsewu Abidin melalui sambungan telpon 081373627xxx dalam keadaan aktif, namun tak ada jawaban.