Terus Turun, Indeks Demokrasi Lampung 


RMOLLampung. Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) terus mengalami penurunan di Lampung. Kesbangpol Lampung membentuk kelompok kerja guna peningkatannya.
Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol Lampung Sukiran mengatakan, berdasarkan data BPS, IDI Lampung tiga tahun terakhir berada pada 61.00 atau kategori sedang.
Menurut dia, beberapa faktor penentu turunnyan IDI adalah kelembagaan demokrasi, petugas sipil, dan peningkatan demonstrasi sepanjang tahun politik ini.
Sukiran meminta instansi terkait atau lembaga lebih eksis, tidak tertumpu pada anggaran yang terbatas. Pokja diharapkannya bisa menjadikan IDI Lampung menjadi lebih baik, katanya.
Pokja yang akan diketuai sekretaris daerah akan berusaha agar ada peningkatan IDI Lampung. Soal keterlibatan penggiat demokrasi dalam pokja, Kesbangpol akan mengkaji lebih lanjut.
Sukiran mengatakan langkah Badan Kesbangpol Lampung setelah melakukan rapat di Kesabangpol, Selasa (15/5/2018). Dia berharap langkah yang akan diambil dapat meningkatkan IDI Lampung.
Meskipun, dia menyadari, kinerja ASN akan lebih turun lagi di tahun politik ini. Namun, Sukiran berharap jangan sampai menjadi faktor yang memengaruhi upaya peningkatan IDI Lampung.
IDI adalah indikator perkembangan demokrasi yang diukur berdasarkan pelaksanaan dan perkembangan tiga aspek demokrasi, yaitu kebebasan sipil (civil liberty), hak-hak politik (political rights), dan lembaga-lembaga demokrasi (institution of democracy).
Metodologi penghitungan IDI menggunakan empat sumber data, yaitu : (1) review surat kabar lokal, (2) review dokumen (Perda, Pergub, dll), (3) Focus Group Discussion (FGD), dan (4) wawancara mendalam. [hms]