THR Tak Dibayar, Karyawan Bisa Lapor Ke Posko Disnaker

Foto : Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandarlampung, Wan Abdurrahman/Tuti Nurkhomariyah
Foto : Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandarlampung, Wan Abdurrahman/Tuti Nurkhomariyah

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandarlampung akan membuka posko pengaduan bagi karyawan yang tidak dibayarkan tunjangan hari raya (THR) Lebaran. 


Kepala Disnaker, Wan Abdurrahman mengatakan posko pengaduan dibuka H-7 hingga h+7 lebaran di lantai 8 Gedung Pelayanan Satu Atap Kota Bandarlampung. 

"Sesuai edaran dari menteri ketenagakerjaan THR harus dibayar penuh saat H-7 lebaran. Jika tidak dibayarkan bisa mengadu ke posko kami," kata Wan Abdurrahman, Selasa (20/4). 

Menurutnya, pengecualian bagi perusahaan yang terdampak pendemi Covid-19, THR bisa dibayarkan sesuai kesepakatan antara serikat pekerja dengan perusahaan. 

"Tapi perusahaan tersebut harus ada pembuktian seperti laporan keuangan akibat terdampak pendemi Covid-19," ujarnya. 

Sementara bagi perusahaan yang tidak terdampak pendemi Covid-19 dan tidak membayarkan THRnya maka akan ada sanksi yang dikenakan. 

"Teknisnya kita berkoordinasi dengan Disnaker Provinsi karena kewenangan terhadap tindakan pelanggaran itu adalah provinsi," jelasnya. 

Sebelumnya, Wan Abdurrahman mengaku telah menyosialisasikan surat edaran menteri ketenagakerjaan soal pembayaran THR kepada para perusahaan. 

"Perusahaan sudah kita imbau melalui WhatsApp grup, jadi edaran itu kita kirim melalui WhatsApp grup," ujarnya.