Tiga Pasien Covid-19 Asal Bandarlampung Meninggal Dunia

Reihana/RMOLLampung
Reihana/RMOLLampung

Kasus konfirmasi kematian positif Covid-19 di Lampung bertambah tiga orang. Sehingga total ada 47 kasus kematian.


"Hari ini bertambah tiga kasus kematian sehingga total 47 orang," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Reihana, Rabu (14/10).

Ia menyampaikan, ketiga pasien yang meninggal dunia ini berasal dari kota Bandarlampung dan tata laksana pemulasaraan jenazah dilakukan secara protokol Covid-19.

Pasien meninggal yakni pasien nomor 1181 laki-laki 61 tahun. Pasien ini mengeluh diare, mual, lemas serta nafsu makan berkurang.

Pada Jumat (9/10) pasien menjalani pemeriksaan rapid tes di rumah sakit swasta yang ada di BandarLampung dengan hasil reaktif.

"Ketika hasil reaktif langsung dilakukan pemeriksaan swab dan terkonfirmasi positif Covid-19 dan diisolasi. Selanjutnya, Minggu (11/10) pasien mengalami perburukan dan pukul 17.05 WIB dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis," kata dia.

Kemudian, pasien nomor 1188 laki-laki 61 tahun. Dimana pasien tersebut mengeluh demam selama 5 hari juga disertai sesak selama 1 minggu dan lemas.

Setelah dilakukan pemeriksaan rontgen dengan hasil pneumonia di kedua paru dan dilakukan Rapid tes dengan hasil reaktif.

"Dilakukan swab hasilnya keluar positif dan langsung menjalani perawatan di rumah sakit swasta di Bandarlampung. Lalu pada 11 Oktober 2020 pasien mengalami perburukan kesehatan dan pada pukul 8.00 WIB pasien dinyatakan telah meninggal dunia," jelasnya.

Lalu, pasien nomor 997 (44) seorang perempuan yang mengunjungi rumah sakit dengan keluhan demam, batuk dan pilek selama 7 hari.

Dilakukan pemeriksaan Rapid tes dengan hasil reaktif yang dilanjutkan dengan swab hasilnya positif Covid-19.

"Selasa (13/10) malam, pasien mengalami perburukan kesehatan dan tanggal 14 Oktober pada pukul 6.00 WIB pasien dinyatakan meninggal dunia," tutupnya.

Selain itu, ada juga penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 yakni sebanyak 33 kasus, sehingga total keseluruhan mencapai 1204 kasus.

"Dan untuk selesai isolasi  bertambah 9 orang yang terdiri dari 4 orang dari Bandarlampung, 3 orang dari Kabupaten Lampung Utara, 1 orang dari Pringsewu, 1 orang dari Lampung Barat. Sehingga total keseluruhan nya 854 kasus," demikian Reihana.