Tiga Tahapan Pilkada Perlu Sesuaikan Dengan New Normal

Ketua DPD IKA UNDIP Lampung, Hertanto Sri Soetanto mengatakan parisipasi pilkada dalam tatanan normal baru, ada tiga tahapan pilkada yang perlu disesuaikan dengan protokol kesehatan (Covid-19).


"3 tahapan yang perlu disesuaikan yaitu pendataan calon pemilih (DPS & DPT), kampanye calon atau paslon, dan pemungutan suara," kata Hertanto saat webinar sarasehan kebangsaan alumni perguruan tinggi melalui aplikasi Zoom, Senin (1/6).

Menurutnya, saat pendataan pemilih, pencocokan dan penelitian, petugas melakukan secara dari pintu ke pintu mendata pemilih, petugas perlu menggunakan APD dan peralatan pencegahan handsanitizer.

"Masyarakat calon pemilih ÔÇÿsiap menerima tamuÔÇÖ dengan menjaga jarak, memakai masker dan petugas melakukan coklit dengan cepat dan cermat," jelasnya.

Lanjutnya saat kampaye, calon atau paslon memberi jaminan kesehatan dan keselamatan dalam setiap kampanye yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Kampanye hendaknya menghindari kerumunan, massal, dan rapat besar.

"Dialog partisipatif dalam ruang & jumlah peserta terbatas & berjarak 2 meter, dan prioritas kampanye melalui media massa, media sosial, spanduk, pamphlet," ujarnya.

Sedangkan saat pemungutan suara, menurut  Hertanto petugas PPS menyiapkan peralatan kesehatan dan undangan mencoblos mencantumkan jadwal jam kehadiran pemilih di TPS.

"Mengatur TPS dan antrian berjarak 2 meter, mengatur jadwal pencoblosan dari pukul 07.00-13.00 untuk menghindari penumpukan pemilih pada saat jam yang sama dan menambah TPS," jelasnya.