Tiga Warga Tanggamus Terpapar Varian Delta Meninggal Dunia

Anggota Komisi V DPRD Lampung Asih Fatwanita/ Vera Afrianti
Anggota Komisi V DPRD Lampung Asih Fatwanita/ Vera Afrianti

Varian baru Covid-19 atau varian Delta (B.1617.2) diduga ditemukan di Tanggamus dan virus ini semakin mengganas sehingga tiga orang meninggal dunia.


Kepala Bidang (Kabid) Penanganan dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tanggamus Bambang Sutejo mengatakan, berdasarkan informasi dari kemenkes memang telah ditemukan tiga warga Tanggamus yang terindikasi atau terpapar virus covid varian Delta dari India.

"Informasinya dari Kemenkes, ada tiga warga Tanggamus yang terindikasi  atau terpapar varian delta dari India. Ketiga pasien itu berasal dari Kecamatan Sumberejo (2 orang) dan Kecamatan Pugung (1 orang)," kata dia, Senin (5/7).

Ketiga pasien ini memiliki gejala seperti virus varian delta, sehingga menjalani perawatan di Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSUDAM). Namun, ketiga warga itu meninggal dunia.

Menyikapi hal itu, Anggota Komisi V DPRD Lampung Asih Fatwanita mengatakan, bahwa varian baru virus Covid-19 atau sering disebut dengan Delta dari india memang sudah masuk ke Lampung.

"Kalau bicara Covid-19 kita  sekarang tahu iya bahwa varian virus covid Delta sudah masuk Lampung dan  memang kita ketahui bersama dan tidak bisa dipungkiri lagi jadi  jangan lelah, jangan bosan terapkan prokes karena kita tidak pernah tahu sampai kapan ini berakhir dan tidak tahu juga varian apalagi yang akan masuk ke Lampung," kata dia.

Ia menghimbau  agar pemerintah daerah lebih efektif dalam penanganan  covid dan masyarakat  juga harus terus-menerus untuk menerapkan prokes guna menekan angka penyebaran Covid-19 termasuk mutasi-mutasi virusnya.

"Mulai sekarang kita harus dan wajib  untuk sadar akan kesehatan masing-masing.  Kemudian untuk pemerintah daerah  harus lebih efektif lagi terkait regulasi  yang telah dibuat misalnya pergub penerapannya harus sesuai ( benar-benar dijalankan sesuai aturan tersebut)," tutupnya.