Tim Yustisi Covid-19 Segel Kafe Marley's Di Bandarlampung

Marley's Cafe Coffee and Resto. 3 Kafe di Jalan Gatot Subroto (Gatsu) Bandarlampung/Net
Marley's Cafe Coffee and Resto. 3 Kafe di Jalan Gatot Subroto (Gatsu) Bandarlampung/Net

Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandarlampung melakukan razia protokol kesehatan di mal dan kafe Kota Bandarlampung.


Tim Satgas Covid-19 terdiri Tim Yustisi seperti TNI-Polri, Pol PP Bandarlampung serta Dinas Perhubungan, Selasa malam (20/4).

Razia sebelumya dilakukan di Jalan Hayam Wuruk Tanjungkarang berlanjut ke Jalan Gatot Subroto, Tanjungkarang Timur.

Berikut tempat usaha yang melanggar protokol kesehatan dan sudah diberi sanksi teguran dan yang ketiga kali ini sanksi penyegelan.

Kali ini Tim Satgas Covid-19 menyasar di Kafe Marley's yang berada di Jalan Gatot Subroto yang melebihi kapasitas pengunjung yang seharusnya 50 orang tapi terlihat overload lebih dari 100 orang pengunjung kafe.

Tim yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Pol PP Kota Bandarlampung Suhardi Syamsi langsung mengecek ke dalam kafe dan memang di temukan banyaknya pengunjung yang melebihi kapasitas atau overload.

Dikatakannya, Kafe Marley's ini sudah ketiga kalinya melanggar protokol kesehatan dengan tidak mengindahkan intruksi Wali Kota Bandarlampung soal batasan pengunjung dan waktu operasi.

Suhardi Syamsi meminta semua pengelola restoran dan kafe bisa menerapkan 5M dan mengikuti instruksi Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana agar tidak melebihi jam dan pengunjungnya.

Para pengelola kafe seharusnya memahami dan mengikuti aturan di masa pandemi Covid -19, katanya. 

"Ini sudah ketiga kalinya kita menemukan kafe Marley's melanggar aturan seperti kursi yang tidak di beri tanda silang untuk jaga jarak dan juga penumpukan pengunjung kafe yang tidak bisa di atasi. Oleh karena itu kafe Marley's kita berikan sanksi penyegelan untuk sementara waktu terhitung selama 3 hari," ujar Kaban Pol PP Kota Bandarlampung Suhardi Syamsi.

Andre, manager Kafe Marley's mengatakan baru malam Sabtu di bulan Ramdan 1442 H ini untuk kapasitas pengunjung sebenarnya sudah dikurangi.

Namun, menurut Andre, pengunjung kafe tidak bisa dibendung walau untuk sekedar minum dan makan saja. 

Kedepannya, dia akan membatasi pengunjung untuk datang ke kafe ini.

Karena sudah ketiga kalinya kafe membandel untuk tidak menerapkan protokol kesehatan akhirnya disepakati oleh Tim Yustisi Satgas Covid -19 untuk  tidak beroperasi dulu selama tiga hari kedepan.