Tolak PHK, Tenaga Honorer DLH Gelar Aksi di Depan Pemkot Bandar Lampung

Tenaga honorer menggelar aksi di Pemkot Bandar Lampung/Tuti
Tenaga honorer menggelar aksi di Pemkot Bandar Lampung/Tuti

Persatuan Pekerja Kebersihan Bandar Lampung (P2KBL) menggelar aksi di halaman Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung. Massa aksi menolak PHK secara sepihak oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).


Sebanyak 9 tenaga honorer kebersihan DLH dipecat pada 27 Juni lalu. Surat pemecatan tersebut ditandatangani oleh Penjabat Sekretaris Kota Bandar Lampung, Sukarma Wijaya. 

Petugas sapu wilayah Tanjung Karang Pusat, Hanafi mengatakan ia dipecat tanpa alasan, bahkan pemecatan tanpa diberikan surat peringatan terlebih dulu. 

"Seharusnya secara birokrasi ada surat peringatannya. Nah ini tidak ada SP, bahkan surat pemecatan di tandatangani oleh Sekda Bandar Lampung," kata Hanafi, Kamis (14/7). 

Untuk itu, kata Hanafi, ia bersama tenaga honorer kebersihan DLH lainnya melakukan aksi untuk meminta kejelasan alasan pemecatan. 

"Saya tidak tahu, apakah ada kaitannya dengan aksi penuntut gaji yang pernah dilakukan sebelumnya," ujarnya. 

Sementara itu, Juru Bicara P2KBL, Arfan ABP mengatakan perwakilan massa aksi telah menyampaikan pengaduannya ke dinas tenaga kerja. Nantinya dinas tenaga kerja akan melakukan mediasi ke DLH.

"Kami akan mengirimkan surat secara resmi ke dinas tenaga kerja agar menjadi mediasi. Kita akan memperjuangkan hak 9 tenaga honorer yang dipecat ini," jelasnya.