Total Rp1,4 Triliun, Ini Besaran Anggaran KPU Tiap Daerah di Lampung

Ilustrasi Rmol Network
Ilustrasi Rmol Network

KPU Lampung menganggarkan Rp1,4 Triliun untuk dana Pilkada serentak pada 27 November 2024 yang meliputi Pemilihan Gubernur, Pemilihan Bupati dan Pemilihan Walikota.


Usulan anggaran tersebut telah disampaikan kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Kamis (9/6). Namun, jumlah tersebut dapat dibiayai dengan sistem cost sharing (berbagi) antara Pemerintah Provinsi dan 15 Pemerintah kabupaten/Kota. 

Anggaran tertinggi Rp681 Miliar untuk Pilgub Lampung 2024. Sementara kebutuhan anggaran tertinggi untuk Kabupaten Kota adalah Lampung Tengah dengan Rp85 Miliar dan Lampung Timur Rp73 Miliar. 

Dilanjutkan secara berurutan, Tanggamus Rp67 miliar, Lampung Utara Rp64 miliar, Lampung Selatan Rp62 miliar, Tulang Bawang Rp54 Miliar, Bandar Lampung Rp.53 miliar dan Pesawaran Rp49 miliar. 

Selanjutnya, Waykanan Rp.44 miliar, Mesuji Rp35 miliar, Pringsewu: Rp33 miliar, Lampung Barat Rp30,9 miliar, Pesisir Barat Rp30 miliar, Tulang Bawang Barat Rp28 miliar dan Metro Rp19 miliar. 

Ketua KPU Lampung Erwan Bustami mengatakan, besaran tiap daerah berbeda-beda bergantung kebutuhan masing-masing, terutama jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang juga akan berpengaruh pada jumlah adhoc. 

Selain itu, besaran anggaran tersebut jika tanpa cost sharing. Jila dilakukan cost sharing, di mana  honor adhoc dibiayai oleh APBD Kabupaten/Kota, honor dan operasional KPPS, Petugas TPDP, pembuatan TPS dan lainnya, dibiayai oleh APBD provinsi Lampung. 

"Dari Rp1,4 Triliun, dengan cost sharing kebutuhan kita Rp834,1 miliar. Ada efisiensi sebanyak Rp580 miliar, nanti perlu dibuat Peraturan Gubernurnya jika ini disetujui," ujar Erwan.