TPS Sangat Rawan Dijaga 2 Personel Polresta

Kompol Hakim Rambe/RMOLLampung
Kompol Hakim Rambe/RMOLLampung

Polresta Bandarlampung mulai melakukan pemetaan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS)  pemilihan wali kota dan wakil wali kota 9 Desember 2020.


Kabag Ops Polresta Kompol Hakim Rambe mengatakan, pihaknya akan menurunkan total 1.167 personel di TPS. 

Mereka akan dibagi 4 kategori TPS, yakni TPS aman, rawan, sangat rawan dan TPS khusus. 

"Di TPS aman kita menempatkan 2 Personil untuk 4 TPS, TPS rawan ditempatkan 2 Personil untuk 2 TPS, sangat rawan dan khusus kita tempatkan 2 Personil untuk 1 TPS," kata dia usai Rakor di Pemkot Bandarlampung, Rabu (18/11).  

Ia melanjutkan, dari 1700 TPS di Bandarlampung, pihaknya memetakan ada 17 TPS yang dianggap rawan. 

Status rawan ditetapkan berdasarkan pengalaman sebelumnya di TPS tersebut. Kemudian masyarakat dianggap masih tempramen, serta wilayah basis calon. 

"Kalau untuk TPS sangat rawan tidak ada, sedangkan untuk TPS khusus hanya ada satu yakni di lapas. Kalau dulu di rumah sakit ada TPS khusus, kalau sekarang tidak ada," tambahnya. 

Menurutnya, pengaman pada tahapan pilkada sudah dilakukan sejak awal tahapan. Polresta Bandarlampung telah menerjunkan 220 personil setiap hari yang terbagi dalam 3 Rayon.