Tunggak PBB Hingga Rp195 Juta, Gudang Bakrie Brother Disegel

Penyegelan gudang yang menunggak PBB/Ist
Penyegelan gudang yang menunggak PBB/Ist

Tak hanya Hotel Sahid, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandar Lampung juga menyegel sejumlah gudang yang menunggak Pajak Bumi Bangunan (PBB). Penyegelan dengan pemasangan stiker dilakukan pada Selasa (29/11) kemarin. 


Kasi Pengawasan dan Pengendalian BPPRD Bandar Lampung, Ferry Budhiman mengatakan pihaknya kemarin memberikan sanksi stikerisasi untuk parkir RSUD A Dadi Tjokrodipo. Kemudian Hotel Sahid, Gudang PT Sumber Cipta Niaga, Gedung Radar Lounge dan Gudang Bakrie Brother akibat menunggak PBB. 

"PT Sumber Cipta Niagar menunggak satu tahun dengan besaran Rp64 juta. Lalu Gedung Radar Lounge menunggak dua tahun sebesar Rp60 juta,” kata Ferry Budhiman, Rabu (30/11). 

Sementara itu, Gudang Bakrie Brother menunggak selama 5 tahuan dengan jumlah PBB yang harus dibayar yakni Rp195 juta. Hotel Sahid menunggak tiga tahun dengan besaran Rp700 juta. 

“Hotel Sahid sedang mengajukan pembayaran secara menyicil ke Sahid pusat. Kemudian Radar Lounge dalam waktu 2 hari ini berjanji akan dibayar, sementara yang lain saya belum dapat informasi,” ujarnya.