Tunggu Instruksi, Pol PP Siap Tutup Karaoke Langgar Perda Pringsewu

Kasatpol PP Pringsewu, Ibnu Harjanto/ Nurul Ikhwan
Kasatpol PP Pringsewu, Ibnu Harjanto/ Nurul Ikhwan

Satpol PP Pringsewu belum bisa mengambil tindak penutupan dan penyegelan pada Green Karaoke dan Family Karaoke meski sudah tidak lagi memiliki surat izin operasi serta melanggar aturan zonasi.


Alasannya, yang mengeluarkan perizinan adalah Dinas Perizinan dibawah pembinaan  Dinas Pemuda Olaraga dan Pariwisata (Disporapar). 

"Tapi kalau mereka minta bantuan Pol PP untuk menyegel atau menertibkan ya kami sebagai penegak perda siap. Jangan masalah itu langsung diserahkan ke kami  tapi bareng-bareng dengan OPD terkait," kata Kasatpol PP Ibnu Harjanto kepada Kantor Berita RMOLLampung, Kamis (20/1). 

Karena, lanjut dia, masing-masing punya aturan di OPD, sementara Pol PP sebagai garda terakhir untuk mengeksekusi.

"Jangan salah persepsi, yang punya aturan atau Perda ya dinas terkait, kita hanya memback-up," tuturnya. 

Dia mengakui, sering mengimbau dan pernah memberi teguran, bahkan menyegel Karaoke Family saat kondisi Covid-19 melonjak.

Ibnu berjanji mendiskusikan persoalan karaoke itu bersama OPD terkait dan akan memberikan pemahaman supaya OPD tersebut juga supaya cepat bergerak. 

"Kita tinggal nunggu perintah dari pimpinan, kalau hasil dari koordinasi itu nantinya memang ada pelanggaran, maka kami dari Pol PP sebagai penegak Perda siap menutup atau menyegel karaoke tersebut," pungkasnya.