Tuntut Pembubaran LAM-PT, Aptisi Wilayah II B Lampung Demo DPRD Lampung

Masa aksi Aptisi Wilayah II B Lampung Demo DPRD Lampung/Faiza
Masa aksi Aptisi Wilayah II B Lampung Demo DPRD Lampung/Faiza

Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (Aptisi) Wilayah II B Lampung melakukan aksi damai terdiri dari Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS), dosen dan mahasiswa se-Lampung di DPRD Lampung, Selasa (27/9).


"Ada rektor, wakil rektor, direktur, dosen hingga mahasiswa karena mereka juga bagian dari civitas akademika. Biarkan mereka ikut jadi saksi hari ini," ujar Koordinator lapangan aksi Aptisi, Marpihan Thaib.

Marpihan mengatakan, ada perwakilan dari 40 PTS yang hadir dalam aksi ini. Sementara, Ketua Aptisi Wilayah II B Lampung Firmansyah ikut bersama Aptisi pusat untuk melakukan aksi di Istana Negara, di Jakarta.

"Kami PTS ini berdiri tidak dimodali, sukses tanpa didampingi, tapi pada akhirnya kami dikebiri. Padahal, hampir 80 persen mahasiswa itu adalah milik PTS," ujarnya. 

Ia melanjutkan, pihaknya menyampaikan empat tuntutan. Pertama, menuntut pembubaran Lembaga Akreditasi Mandiri-Perguruan Tinggi (LAM-PT) yang berorientasi bisnis dan kembali ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

Kedua, bubarkan jalur mandiri Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Ketiga, bubarkan penghapusan uji kompetensi oleh komite dan tunda pembahasan Rancangan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).

Para masa aksi diterima oleh pimpinan DPRD Lampung setelah menunggu kurang lebih 15 menit. Akhirnya Ketua Dewan Mingrum Gumay, Wakil Ketua Komisi I Mardani Umar, Anggota Komisi V Budhi Condrowati dan Sekretaris Komisi II Lesty Putri Utami serta Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Lampung Qudrotul Ikhwan.