UBL Polisikan Mahasiswa, Wahrul Fauzi: Nemen Bener Penjarakan Anak Sendiri

Wahrul Fauzi Silalahi/Ist
Wahrul Fauzi Silalahi/Ist

Dua mahasiswa Universitas Bandarlampung (UBL) dilaporkan Wakil Rektor III Bambang Hartono atas dugaan pelanggaran kekarantinaan ketika melakukan aksi penurunan SPP 17 Februari lalu.


Mantan Direktur LBH Bandar Lampung, yang kini Anggota DPRD Provinsi Lampung Wahrul Fauzi Silalahi meminta UBL mencabut laporan tersebut di Polresta Bandarlampung. 

"Nemen bener mau memenjarakan anak sendiri," katanya kepada Kantor Berita RMOLLampung, Senin (1/3).

Politisi partai NasDem ini menyesalkan sikap petinggi Kampus UBL. Menurutnya, ini merupakan bentuk kemunduran dan sudah mencelakai demokrasi. 

"Udah kayak zaman orba Sudomo aja main lapor main tangkap," tambahnya. 

Seharusnya, lanjut Wahrul, kampus mengedepankan ruang musyawarah untuk menyelesaikan masalah karena kampus merupakan laboratorium demokrasi.