UIN Raden Intan Lampung PTM Terbatas Awal Oktober

UIN Raden Intan Lampung/Ist
UIN Raden Intan Lampung/Ist

Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung akan menggelar perkuliahan tatap muka (PTM) terbatas pada 4 Oktober mendatang. 


Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Raden Intan Lampung, Prof Alamsyah mengatakan PTM terbatas akan dilakukan untuk semester 1 dan 3. 

"Jadi nanti ganti, semester 1 PTM terbatas selama 6 minggu, lalu dilanjutkan semester 3 selama 6 minggu. Sehingga nanti selesai pada bulan Desember perkuliahannya," kata Prof Alamsyah kepada Kantor Berita RMOLLampung, Kamis (23/9). 

Lanjutnya, untuk metode perkuliahan yang akan digunakan yakni hybrid learning (campur tata muka dengan daring), yang maka PTM terbatas hanya 35 persen dan daring 65 persen. 

"Per kelas itu nanti hanya 15 orang, dan durasi perkuliahan akan dikurangi. Kalau biasanya kuliah 2 SKS 90 menit, jadi mereka hanya kuliah 70 menit," ujarnya. 

Nantinya, mahasiswa semester 1 akan dibagi beberapa kelompok belajar dan per kelompok belajar akan diberikan waktu seminggu untuk mengikuti PTM terbatas. Begitu juga nanti untuk semester 3. 

"Sehingga mahasiswa diharapkan bisa memanfaatkan PTM yang singkat itu untuk benar-benar fokus belajar, berkomunikasi dengan dosen dan berkenalan dengan temannya," jelasnya. 

Tambahnya, syarat mahasiswa bisa mengikuti PTM terbatas yakni telah divaksin, dalam keadaan sehat dan telah mendapatkan izin dari wali mahasiswa. 

"Sehingga tidak ada pemaksaan mereka harus kuliah tatap muka, karena ini masih uji coba," ujarnya. 

Sementara untuk semester 5 dan 7 masih full perkuliahan secara daring sampai akhir semester ganjil tahun akademik 2021-2022. 

"Jika nantinya ada hal-hal yang tidak diinginkan maka akan segera ada kebijakan yang cepat. Misalnya ada yang terpapar maka kelas atau fakultas tersebut akan ditutup. Mudah-mudahan tidak, karena untuk datang ke kampus harus melakukan protokol kesehatan dengan 5 M," jelasnya.