Ujian Di Itera Dengan Protokol Kesehatan Ketat

Sebanyak 2.736 peserta akan menjalani Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Kampus Institut Teknologi Sumatera (Itera), pada 5-7 Juli 2020.


UTBK di Itera di masa pandemi Covid-19 ini dilaksanakan dengan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat kepada seluruh peserta.

Peserta akan diperiksa suhu tubuhnya, jika suhu tubuh lebih dari 37,5°C akan langsung ditangani tenaga medis, dan pada kondisi tertentu, panitia akan melakukan rapid test  di lokasi untuk memastikan peserta dapat mengikuti ujian.

Selain itu, para peserta juga diwajibkan mengganti masker yang dipakai dengan masker baru yang disediakan oleh panitia, dan diperbolehkan memakai alat pelindung wajah (face shield), serta sarung tangan sebagai pengaman tambahan.

Sebelum masuk gedung lokasi ujian peserta akan diminta mencuci tangan, kemudian menggunakan handsanitizer sebelum dan sesudah berada di ruang ujian.

Rektor Itera Prof. Ir. Ofyar Z. Tamin didampingi Penanggungjawab Lokasi UTBK ITERA Dr. Rahayu Sulistyorini, Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Itera Irfanianta Arif Setyawan, dan Koordinator TIK Heriansyah meninjau lokasi tes.

Irfanianta menjelaskan, pihaknya menyiapkan 500 unit komputer yang terbagi ke dalam 22 blok ujian dan lokasi serta ruang ujiannya tersebar pada 3 Gedung Laboratorium Teknik 1, 2, dan 3. 

“Dalam 1 blok diisi hanya 20-30 orang  dengan menerapkan protokol kesehatan dan physical distancing. Jadi jarak antar komputer peserta juga sudah diatur minimal 1 meter sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” ujar Irfan.

Sebagai informasi, sehubungan dengan adanya Pandemi Covid-19 maka tes UTBK Tahun 2020 hanya berupa Tes Potensi Skolastik (TPS). TPS mengukur kemampuan kognitif, yaitu kemampuan penalaran dan pemahaman umum yang penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi.

Kemampuan ini meliputi kemampuan penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis.