UMK Bandar Lampung 2022 Hanya Naik Rp 30 Ribu, Pemkot Minta Buruh Legowo

Ketua Dewan Pengupahan Kota Bandar Lampung, Khaidarmansyah ditemani Kepada Dinas Tenaga Kerja, Wan Abdurrahman/Tuti
Ketua Dewan Pengupahan Kota Bandar Lampung, Khaidarmansyah ditemani Kepada Dinas Tenaga Kerja, Wan Abdurrahman/Tuti

Upah minimum kota (UMK) Bandar Lampung tahun 2022 telah ditetapkan oleh Gubernur Lampung hanya naik Rp 30.811 atau naik menjadi Rp 2.770.794,14 per bulan. 


Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pengupahan Kota Bandar Lampung, Khaidarmansyah mengaku Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung telah berupa untuk menaikkan UMK lebih tinggi, dengan melihat pertumbuhan ekonomi yang bagus, hotel penuh, dan kuliner berangsur baik. 

"UMK Bandar Lampung di tahun 2022 kita usulkan ada kenaikan Rp 50 ribu dari tahun 2021, sehingga nanti tahun 2022 itu kita usulkan 2.789.983,04. Namun gubernur Lampung melalui keputusannya nomor G/654/V.08/HK/2021 hanya menaikkan UMK Rp 30 ribu," kata Khaidarmansyah, Jumat (3/12). 

Menurutnya, karena penetapan UMK merupakan kewenangan gubernur Lampung, maka akan diterima dan dijalankan oleh perusahaan di Kota Bandar Lampung. 

"Berlaku 1 Januari 2022, dan ada saksinya jika tidak direalisasikan. Saksinya sesuai aturan menteri tenaga kerja," jelasnya. 

Khaidarmansyah juga meminta kepada para buruh untuk legowo dan bersabar dengan kenaikan UMK Rp 30 ribu yang telah ditetapkan 

"Kita harus menerima ini dengan legowo. Tidak bisa memuaskan pekerjaan juga memuaskan para pengusaha, tapi semua ini adalah keputusan yang sudah ditetapkan gubernur Lampung," ujarnya.