UMK Bandar Lampung Selesai Dibahas, Tunggu Wali Kota Usulkan ke Gubernur

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bandar Lampung, Pariyanto/Tuti
Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bandar Lampung, Pariyanto/Tuti

Dewan Pengupahan Kota Bandar Lampung telah selesai membahas kenaikan UMK Bandar Lampung 2023. Besaran kenaikan UMK tersebut masih akan diserahkan ke wali kota, namun saat ini sedang dinas keluar kota.


Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bandar Lampung, Pariyanto mengatakan dewan pengupahan telah merumuskan kenaikan UMK sesuai dengan Permenaker nomor 18 tahun 2022. 

“Dalam perumusannya kami mempertimbangkan kondisi ekonomi, dan dampak kenaikan BBM serta kontribusi tenaga kerja terhadap ekonomi,” kata Paryanto, Kamis (1/12). 

Menurutnya, dewan pengupahan yang dipimpin oleh Asisten III Yanwardi telah mengantongi kenaikan UMK, karena harus diusulkan terlebih dahulu ke Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana. 

“Akan kita laporkan saat wali kota sudah selesai dinas luar kota. Saat ini masih perjalanan dinas,” ujarnya. 

Lebih lanjut, UMK Bandar Lampung akan ditetapkan oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi pada 7 Desember mendatang dan akan diterapkan pada 1 Januari 2023. 

“Sesuai dengan ketentuan rekomendasi kenaikan UMK harus tinggi dari UMP. Nanti akan diumumkan oleh wali kota,” jelasnya.