Unila Berduka, 4 Civitas Akademika Meninggal Dalam 2 Hari Berturut

Penjagaan di pintu masuk Unila menyusul pemberlakuan lokcwon kampus itu hingga 20 Juli/ Tuti
Penjagaan di pintu masuk Unila menyusul pemberlakuan lokcwon kampus itu hingga 20 Juli/ Tuti

Universitas Lampung (Unila) berduka. Empat civitas akademika dalam dua hari berturut, Sabtu-Minggu (10-11/7).


Berdasarkan unggah di Instagram Unila, keempat orang itu yakni H. Dariyus, S.E., M.M., selaku dosen Jurusan Manajemen FEB, Artikasari Sukoco selaku mahasiswa Jurusan Manajemen FEB. 

Lalu, Prof. Dr. Sindung P. Haryanto, M.Si dan Nurhidayati, S.E., M.Ak. Keduanya meninggal dinyatakan positif Covid-19.

Sindung P. Haryanto meninggal dunia akibat Covid-19 di Rumah Sakit Temanggung, Jawa Tengah, Minggu (11/7) pukul 03.15 WIB. 

Berita duka ini disampaikan Ketua Jurusan Bartoven Vivit Nurdin dan Dosen Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Pairulsyah.

Nurhidayati meninggal dunia akibat Covid-19. Kabar duka ini disampaikan Ketua Senat Unila, Muhammad Basri. Menurutnya, Nurhidayati meninggal saat menjalani isolasi di rumah sakit. 

"Iya bener, Bu Nurhidayati meninggal akibat Covid-19," kata M Basri kepada Kantor Berita RMOLLampung, Minggu (11/7). 

Sebelum meninggal, almarhum Nurhidayati menjalani isolasi mandiri di rumah, namun karena bergejala berat sehingga dibawa ke rumah sakit. 

"Ada 4 harian sepertinya dirawat di rumah sakit," ujarnya.