Unila Gelar Workshop Pengembangan Kerja Sama Kelas Dunia

Workshop pengembangan kerja sama program studi dengan mitra kelas dunia/ist
Workshop pengembangan kerja sama program studi dengan mitra kelas dunia/ist

Universitas Lampung (Unila) menggelar workshop pengembangan kerja sama program studi dengan mitra kelas dunia di Hotel Golden Tulip. Kegiatan tersebut dibuka Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama dan TIK, Prof Suharso, Senin (31/10).


Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Kerja sama dan Layanan Internasional (UPT PKLI), Ayi Ahadiat mengatakan tujuan dilaksanakan kegiatan yakni untuk meningkatkan IKU 6 Unila.

Menurutnya, prinsip kerja yang dilaksanakan yakni snow balling atau sebagai pemicu awal dalam menjalin kerja sama dengan berbagai mitra luar negeri. Hingga semua pihak Unila boleh meneruskan dan memperluas kerja sama untuk mengembangkan Unila.

“Saya yakin kerja sama internasional adalah suatu keniscayaan untuk menjadi bagian dari globalisasi dan terbuka bagi siapa saja yang ingin mengembangkannya,” kata Ayi Ahadiat.

Lanjutnya, kerja sama kelas dunia tidak terbatas pada unit tertentu, kerja sama ini dapat membangun berbagai kolaborasi serta memberikan efek positif, khususnya bagi perguruan tinggi.

“Langkah ini tentu saja dimulai dari person to person, prodi ke lembaga, lembaga ke mitra internasional, sehingga dari level prodi sebisa mungkin berbagai pihak telah menyiapkan roadmap untuk melangkah lebih luas,” jelasnya.

Sementara itu, Prof Suharso mengatakan era globalisasi tidak bisa dihindari. Siapa yang kreatif dan memiliki inovasi, maka dia yang unggul. Menurtnya, tidak ada jaminan walaupun dari lulusan luar negeri, bila tidak tidak punya inovasi maka tentu saja ia tidak memiliki dampak banyak.

“Harus ada peningkatan kualitas. Saya menunggu ide-ide kreatif dari bapak-ibu sekalian untuk pengembangan kerja sama internasional kita,” ujarnya.

Adapun narasumber pada kegiatan ini antara lain, Direktur Unbound Now Indonesia Rachel Michelle Luschen, Wakil Ketua I Pelaksana Pusat Kampus Merdeka Kemdikbud Junaidi, Secretary General UCLG-ASPAC Dr. Bernadia I. Tjandradewi, serta Direktur Kemitraan, Alumni, dan Urusan Internasional UGM, Puji Astuti.