Pro-Kontra KKN, Unila Tunda Dan Konsultasikan Dulu Ke Kementerian

Pimpinan Universitas Lampung (Unila) menyepakati dua hal atas saran Pemprov Lampung agar kuliah kerja nyata (KKN) ditunda terkait pandemi Covid-19.


Keputusan pertama, Unila akan konsultasi dulu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan soal kebijakan KKN masa pandemi Covid-19, ujar Juru Bicara Unila Kahfie Nazaruddin usai rapat terbatas tersebut, Sabtu (23/1).

Kedua, sebelum konsultasi selesai, Unila tidak melaksanakan KKN lebih dulu, kata Kahfie kepada Kantor Berita RMOLLampung usai rapat.

Rencana, 4.320 mahasiswa Unila mulai melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) tatap muka di delapan daerah tiga hari lagi, 26 Januari 2021. 

Program massal itu akan dilangsungkan di Kabupaten Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Mesuji, Lampung Timur, Lampung Barat, Pesawaran, Tanggamus dan satu di luar Lampung, yaitu Banten

Dijelaskan Kahfie Nazaruddin, konsultasi perlu dilakukan karena Unila terikat oleh kebijakan dan peraturan yang sudah ditetapkan Kemendikbud.

Oleh karena itu, sebelum konsultasi selesai, Unila tidak terlebih dahulu melaksanakan KKN. Hasil konsultasi yang menentukan pelaksanaan KKN, katanya.

"Keputusan ini diambil sebagai wujud tanggung jawab Unila dalam berperan serta menanggulangi persebaran Covid-19," ujarnya.

Menurut dia, sejumlah perguruan tinggi tetap KKN sebagaimana lazimnya, antara lain di Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro, dan IPB.

"KKN dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat meski persebaran Covid-19 dua provinsi itu lebih tinggi daripada di Lampung," tandas Kahfie Nazaruddin.

Gubernur: Tunda KKN

Pemprov Lampung meminta agar pelaksanaan praktik kerja lapangan (PKL) dan kuliah kerja nyata (KKN) ditunda selama pandemi Covid-19.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Gubernur Lampung Nomor: 443/0221/V.02.04/I/2021 tentang Penundaan Pelaksanaan PKL Bagi mahasiswa yang ditandatangani Arinal Djunaidi pada 21 Januari 2021. 

Surat tersebut ditujukan kepada seluruh rektor universitas/perguruan tinggi negeri/swasta se Lampung.

Berdasarkan peta sebaran zonasi risiko Covid-19 ada delapan daerah zona merah (risiko tinggi) yakni Lampung Selatan, Lampung Timur, Metro, Bandarlampung, Tanggamus, Pringsewu, Lampung Barat dan Lampung Utara. 

Sementara untuk zona oranye (resiko sedang) meliputi Mesuji, Lampung Tengah, Pesawaran, Pesisir Barat, Waykanan dan Tulangbawang Barat. 

Kemudian zona kuning (resiko rendah) ada di Tulangbawang

Alumni: Batalkan

Alumni Unila Bersatu, grup para alumni Universitas Lampung, mendesak Rektor Unila Prof Karomani untuk membatalkan program kuliah kerja nyata (KKN) Tahun 2021. 

Menurut para alumni, tidak hanya menunda KKN 2021 tapi membatalkannya dan mengganti dengan mata kuliah lain yang lebih aman. Kampus lain saja bisa, kenapa Unila tidak bisa? 

Mereka prihatin karena sampai saat ini pandemi Covid-19 di Lampung belum reda bahkan cenderung ters bertambah setiap hari. Ada delapan kabupaten/kota zona merah.