Unila Segera Gelar PTM Terbatas Mahasiswa Semester Akhir

Unila/Net
Unila/Net

Universitas Lampung (Unila) akan segera menerapkan perkuliahan tatap muka (PTM) terbatas bagi mahasiswa semester akhir. Sementar, mahasiswa semester awal tetap dilaksanakan secara online. 


Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof Heryandi mengatakan PTM terbatas diperkirakan akan dilaksankan pada Oktober, dan diperuntukan mahasiswa semester akhir yakni semester 7 atau 9 karena jumlah mahasiswa lebih sedikit, dibandingkan jumlah mahasiswa semester awal. 

"Kalau semester 1 dimasukkan semua ya kebanyakan. Semester 1 Fakultas Hukum saja ada 800 kalau diambil 50 persen masih 400. Kalau di masuk semua di dalam kelas bisa kita jamin. Tapi kalau di luar kelas ya gimana. Mereka bergerombol, sehingga ambil angkatan paling sedikit," kata Prof Heryandi, Kamis (30/9). 

Menurutnya, selain pembatasan kapasitas 50 persen, pelaksanaan PTM terbatas dilakukan untuk dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa yang berdomisili di Bandarlampung, serta telah divaksin. 

"Untuk tenaga kependidikan dan mahasiswa di luar daerah/luar negeri wajib memastikan diri dalam keadaan sehat, melakukan karantina selama 14 hari atau melakukan tes swab," ujarnya. 

Lanjutnya, mahasiswa yang mengikuti PTM harus mendapatkan izin dari orang tua/wali dengan dibuktikan dengan surat penyataan bermaterai dari orang tua/wali.

"Mahasiswa yang tidak bersedia melakukan PTM dapat memilih pembelajaran dari daring," jelasnya. 

Mekanisme pelaksanan PTM terbatas, dengan menggunakan masker kain 3 lapis atau masker sekali pakai/masker medis untuk menutupi mulut dan hidung

"Menerapkan jaga jarak 1,5 meter antar orang, setelah PTM terbatas mahasiswa disarankan langsung pulang, kantin dilarang buka. Dan ketika saat PTM ditemukan ada yang terpapar maka perkuliahan akan dihentikan," ujarnya.