Universitas Teknokrat Juara 2 dan 3 Nasional Speech dan Newscasting pada EAST Brawijaya

Foto Ist
Foto Ist

Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia kembali harumkan Provinsi Lampung di Tingkat Nasional. Mahasiswa Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan meraih Juara 2 dan 3 Nasional Lomba Speech dan Newscasting pada ajang English Annual Student Tournament (EAST) yang diadakan oleh Universitas Brawijaya, 19 - 21 November 2022.


A Vahry Lilam Putra Mahasiswa S1 Sastra Inggris meraih Juara 2 Nasional Speech setelah melalui 2 tahap. Pada tahap pertama Vahry mengambil tema tentang poin untuk meraih mimpi dan di tahap final vahry melanjutkan tema dengan bagaimana bertahan agar dapat meraih mimpi.

Kategori Speech ini, diikuti oleh 22 peserta. Dengan Juara Speech Juara 1 Universitas Indonesia, Juara 2 Universitas Teknokrat Indonesia dan Jara 3 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Sedangkan di Kategori Newscasting, Ayu Indah Kharisma Mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris meraih Juara 3 Nasional dan Silvia Damayanti mahasiswa S1 Sastra Inggris meraih Top 5 pada kategori Newscasting tersebut.

Ayu dan Silvia meraih juara 2 setelah melewati 2 tahap, di tahap pertama ayu mengangkat tema berita tentang bencana alam, dan pada tahap final mengangkat tema berita Tokoh Inspirasi Indonesia.

Kategori Newscasting diikuti oleh 35 peserta. Juara Newscasting: juara 1 Universitas Lampung, juara 2 Universitas Brawijaya dan juara 3 Universitas Teknokrat Indonesia

Suprayogi, SS., M.Hum. yang merupakan pembimbing tim sekaligus Kaprodi S1 Sastra Inggris bangga dengan prestasi yang diraih oleh Vahry, Ayu, dan Silvia.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad, S.E., M.M beryukur atas raihan prestasi kali ini. Ia mengatakan, bidang bahasa Inggris memang menjadi salah satu keunggulan Universitas Teknokrat Indonesia.

Dr. Mahathir mengatakan, yang juga penting sekarang adalah terus melakukan regenerasi. Sebab, kompetisi akan terus ada. Maka itu, Universitas Teknokrat Indonesia mesti menyiapkan wakil terbaiknya dengan melakukan regenerasi.