Untuk Rebut Demokrat, Rp100 Juta Per Suara

Cak Ulung dan Herman Khaeron/Net
Cak Ulung dan Herman Khaeron/Net

Pengurus Partai Demokrat Herman Khaeron mengungkapkan persiapan rebut kepemimpinan Partai Demokrat berupa imbalan uang yang besar serta sistem yang terstruktur dan sistematis.


Untuk kongres luar biasa (KLB), dana yang dibutuhkan Rp100 juta kali 360 suara atau total Rp36 miliar. Dari nilai tersebut, sudah dikucurkan Rp30 juta per suara.

Kepala BPOKK Partai Demokrat itu mengatakan pihak yang ingin merebut sudah mengkalkulasi butuh 360 suara dan dijanjikan Rp100 juta (per suara).

"Dana yang sudah diberikan Rp30 juta di awal," katanya dalam acara "Tanya Jawab Cak Ulung" bertajuk "Imbas Skenario Kudeta Politik Menyasar AHY’ yang digelar Kantor Berita Politik RMOL secara virtual, Kamis (4/2).

Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat itu menduga upaya tersebut libatkan Kepala KSP Moeldoko.

Herman menduga logistik yang dijanjikan untuk menggelar KLB tersebut lebih besar lagi, terutama bagi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat.  

"Mungkin kalau untuk DPD lebih besar lagi," kata anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Demokrat itu.

Kendati ada persiapan KLB dan logistik besar, Herman menegaskan bukan berarti Partai Demokrat bisa dengan mudah diambilalih.

"Di dalam AD/ART, kami bukan hanya persoalan quorum KLB, tapi harus mendapatkan restu, persetujuan dari Ketua Majelis Tinggi Partai," katanya.

Hal itu juga penting. Kalau hanya pengambilalihan suara untuk KLB,  belum sah, katanya.

"Masih ada syarat-syarat lain yang tentu diatur dalam AD/ART yang sudah disahkan Kemenkumham, yang jadi konstitusi partai kami," tandas Herman.