Upaya Gugatan Diyakini Tak Halangi KPK Lelang Aset Mantan Bupati Lampura

Ilustrasi/RMOLLampung
Ilustrasi/RMOLLampung

Pengamat Hukum Universitas Lampung Yusdianto mengatakan meski ada gugatan hukum yang diajukan Mantan Bupati Lampung Utara (Lampura) Agung Ilmu Mangkunegara, proses lelang asetnya diprediksi tetap berjalan lancar.


Yusdianto menjelaskan, gugatan agar proses lelang ditunda yang diajukan Agung baru masuk tanggal 20 Agustus 2021. Sudang pertamanya dijadwalkan 16 September 2021.

Sementara itu, proses lelang masih berlangsung hingga batas akhir 8 September 2021 pukul 09.00 WIB di Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bandarlampung. 

"Sepanjang belum ada perintah hakim menghentikan proses lelang tersebut maka lelang akan terus berlangsung. Apalagi batas waktu sangat mepet," kata dia, Jumat (27/8).

Menurutnya, meski ada gugatan, proses lelang yang digelar KPK bersama KPKNL tidak akan membuat calon pembeli khawatir karena dianggap lembaga terpercaya  

"Kalau kpk yang lelang pasti sudah jelas dan dapat dipercaya, tidak akan mungkin terjadi lelang kucing atau buaya dalam karung," tambahnya. 

Diketahui, Agung melalui Kuasa Hukumnya, Sopian Sitepu menggugat KPK dan KPKNL Bandarlampung ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan agar menunda eksekusi lelang Graha Mandala Alam dan empat aset Agung.

Lelang ini dilakukan untuk melunasi beban uang pengganti Rp74,6 Miliar atas kasus korupsi fee proyek di Dinas PUPR Lampura.