Update KPU Lampung, Pemilih Hingga Juni 2022 Berjumlah 5.873.741

Rapat Koordinasi KPU Lampung bersama stakeholder / istimewa
Rapat Koordinasi KPU Lampung bersama stakeholder / istimewa

KPU Lampung melakukan rapat koordinasi rekapitulasi pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) untuk Semester 1 tahun 2022 bersama stakeholder, Rabu (6/7).


Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Lampung Agus Riyanto mengatakan, hasil rekapitulasi DPB semester 1 tahun 2022 yakni sejak Januari - Juni 2022 berjumlah 5.873.741 pemilih. 

Rinciannya, pemilih laki-laki 2.998.846 jiwa. dan  pemilih perempuan 2.874.895 jiwa. DPB kali ini berkurang 100.038 pemilih dari DPB semester 2 tahun 2021 yang berjumlah 5.973.779 pemilih. 

Agus Riyanto memaparkan, terdapat 15.158 pemilih baru pada periode ini. Namun, terdapat 115.196 pemilih tidak memenuhi syarat (TMS).

"2.975 pemilih pindah keluar, 41.009 pemilih meninggal dunia, 57.375 pemilih ganda, 13.237 pemilih tidak dikenal, 3 pemilih dari TNI dan 1 dari polri, 580 pemilih bukan penduduk dan 16 pemilih belum punya E-ktp," ujarnya. 

Ia melanjutkan, angka penurunan pemilih yang TMS paling banyak terjadi pada bulan Juni 2022 karena adanya hasil sinkronisasi/pemadanan data DPB semester 2 tahun 2021 dengan data kependudukan yang dilakukan oleh KPU RI dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri. 

KPU kabupaten/kota se provinsi Lampung menindaklanjuti SE KPU Nomor 17/2022 tentang hasil pemadanan DPB Semester 2 tahun 2021 KPU dengan Kemendagri. 

Di antaranya hasil pemadanan data tersebut terkait penghapusan data ganda, data meninggal dunia, data anomali dan data tidak padan. 

"KPU Lampung mengharapkan sekali masukan, saran dan tanggapan dari para stakeholder untuk kepentingan kerja-kerja pemutakhiran DPB menjelang dimulai tahapan pemutakhiran data pemilih pada pemilu 2024," sambungnya. 

Menurutnya, partisipasi masyarakat sangatlah penting untuk peningkatan kualitas data pemilih yang akurat dan mutakhir. 

Masyarakat dapat mengakses aplikasi "Lindungi Hakmu" yang bisa di instal di Playstore HP Androidnya masing-masing. Di aplikasi tersebut, pemilih dapat mengecek apakah dirinya sudah terdaftar atau belum. 

"Pemilih dapat juga melakukan registrasi bagi pemilih baru yang belum terdaftar, serta dapat juga melakukan ubah data pemilih," pungkasnya.