Usia Lebih 59 Tahun, Wali Kota Herman HN Tidak Divaksin Perdana

Herman HN/RMOLLampung
Herman HN/RMOLLampung

Telah melebihi umur, Wali Kota Bandarlampung, Herman HN tidak divaksinasi Sinovac perdana. Herman HN mengatakan yang bisa divaksinasi dengan usia 18 sampai 59 tahun.


"Saya umurnya lebih, masalahnya pemerintah pusat dari 18-59 tahun, umur saya lebih," kata Herman HN, Kamis (14/1). 

Menurutnya, yang akan divaksinasi besok, Jumat (15/1) adalah para pejabat yang mau saja yang akan divaksinasi. 

"Saya minta masyarakat jangan ragu-ragu untuk divaksinasi, semua harus sehat," ujarnya. 

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan, Edwin Rusli mengatakan proses vaksinasi perdana akan dilakukan di depan Gedung Pelayanan Satu Atap. 

"Kita menyiapkan untuk 20 orang aja, yang umurnya belum 59 tahun, jadi usianya dari 18-59 tahun. Pak wali pun tidak, tapi nanti pak wali yang membuka di depan satu pintu pada pukul 08.30 WIB," jelasnya. 

Menurutnya, yang akan divaksinasi besok diantaranya asisten 1, Forkompinda, perwakilan camat dan lurah, ketua dewan dan ketua fraksi, ketua IDI dan ketua IBI. 

"Untuk tingkat puskesmas dan rumah sakit proses vaksinasi dilakukan mulai hari Senin (18/1)," ujarnya. 

Edwin Rusli juga mengimbau kepada para undangan yang akan divaksinasi untuk beristirahat dengan cukup, agar tekanan darah tidak naik. 

"Sarannya banyak tidurlah malam ini, kalau darah tinggi. Jika ditemukan darah tinggi maka akan divaksinasi susulan," jelasnya. 

Berikut ini daftar yang akan divaksinasi, Kapolresta BL, Dandim 0410, Kajari, Ketua PA, Ketua PN, Ketua DPRD, Asisten, Perwakilan Kasatker, Perwakilan camat, Perwakilan lurah, IDI, IBI dan PPNI.