Ustaz Maaher Meninggal, Tolak Perawatan Tahap Dua

Ustaz Maaher/Net
Ustaz Maaher/Net

Mabes Polri memberikan penjelasan terkait meninggalnya Soni Eranata alias Ustad Maaher At-Thuwailibi saat menjalani masa penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri.


Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan perkara Ustaz Maaher masuk tahap kedua dan sudah diserahkan ke kejaksaan.

Sebelum tahap dua (barang bukti dan tersangka diserahkan ke jaksa), Maaher mengeluh sakit.

Kemudian petugas rutan termasuk tim dokter membawanya ke RS Polri Kramat Jati.

"Setelah diobati dan dinyatakan sembuh yang bersangkutan dibawa lagi ke Rutan Bareskrim," kata Argo saat dikonformasi, Senin (8/2).

Menurut Argo, setelah tahap 2 selesai barang bukti dan tersangka diserahkan ke jaksa Maaher kembali mengeluh sakit.

Lagi-lagi petugas rutan dan tim dokter menyarankan agar dibawa ke RS Polri tapi yang bersangkutan tidak mau sampai akhirnya meninggal dunia.

"Soal sakitnya apa tim dokter yang lebih tau," tandas Argo

"Jadi perkara Ustaz Maaher ini sudah masuk tahap kedua dan menjadi tahanan jaksa," tambah Argo menekankan.

Maaher ditetapkan sebagai tersangka karena diduga telah melakukan penghinaan terhadap Habib Luthfi.

Dia dijerat Pasal 45 ayat (2) Juncto Pasal 28 ayat (2) UU 19/2016 tentang Perubahan atas UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.