UTI Skorsing 6 Dan Keluarkan 3 Mahasiswa Tanpa Alasan Jelas

Universitas Teknokrat Indonesia (UTI)/Ist
Universitas Teknokrat Indonesia (UTI)/Ist

Bermula akibat tidak memiliki sekretariat himpunan mahasiswa, Iqbal Surya Putra bersama temannya yang juga Jurusan Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Kota Bandarlampung, dipinjamkan sebidang lahan untuk dijadikan tempat diskusi dan belajar oleh pemilik kantin.


"Karena merasa nyaman, kami bangun bangunan semi permanen untuk tempat kumpul dan berdiskusi. Bangunan itukan dibangun atas nama sekretariat himpunan mahasiswa teknik sipil," kata Iqbal, Kamis (15/4). 

Tak jarang, beberapa mahasiswa menginap di sekretariat tersebut. Namun mungkin karena ada warga yang merasa terganggu, Babinkamtibmas mendapatkan sekretariat dengan tuduhan menjadikan tempat itu untuk mabuk dan menginapkan cewek.

"Padahal kami punya aturan di sekret itu maksimal cewek itu pukul 21.00 WIB, lebihnya steril gak ada. Babinkamtibmas pun tidak menemukan apa-apa pada sekret kami," ujarnya. 

Hingga akhirnya, sekretariat tersebut ditutup paksa oleh Babinkamtibmas bersama aparatur setempat. 

Tak berselang lama, surat keterangan skorsing selama dua semester ia terima. Iqbal mengaku kaget dan bingung, lantaran tak pernah melakukan kesalahan apapun. 

"Berdasarkan surat skorsing itu, perkumpulan kami dianggap radikalisme dan kami dianggap seperti preman," jelasnya. 

Namun yang disayangkan, kata Iqbal, tidak ada peringatan secara tertulis dari pihak kampus sebelum dijatuhkan hukuman skorsing. 

"Kami sempat memberikan surat keberadaan prihal skorsing tapi ditolak secara lisan, tanpa ada surat resmi dari rektor," ujarnya.

Sebelumnya, Iqbal mengaku selama ini pihak kampus tidak menyediakan sekretariat untuk setiap himpunan mahasiswa. 

"Jadi kebanyak menyewa kosan. Pernah minta ke pihak kampus, tanggapannya itukan ada ruangan kemahasiswaan kalau ingin diskusi. Tapi kami tolak, karena terlalu umum untuk meletakkan berkas penting kami," jelasnya. 

Berikut ini kesembilan mahasiswa yang diskorsing dan drop out oleh UTI:

1. Vernanda Ade Vamula angkatan 2017 sanski DO

2. Ulil Absor abdalla angkatan 2017 sanksi DO

3. Agung Fernando Habeahan angkatan 2017 sanksi DO

4. Iqbal Surya Putra  angkatan 2017 sanski scorsing dua semester

5. Ahmad Mu'fatus Sifa'i angkatan 2017 scorsing dua semester 

6. Abdulah Azam  angkatan 2018 scorsing dua semester

7. Handri Kusuma  angkatam 2018 scorsing dua semester 

8. Afran Rasyid angkatan  2019 scorsing satu semester

9. Rahmad Wijaya angkatan 2019 scorsing dua semester.