Wadek FEB Unila: Secara Kumulatif Pertumbuhan Ekonomi Lampung Masih di Bawah Nasional

Wadek FEB Unila Muslimin/ Ist
Wadek FEB Unila Muslimin/ Ist

Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Wadek FEB) Universitas Lampung (Unila) Muslimin, mengingatkan agar Pemprov tidak terlena dengan angka pertumbuhan ekonomi 9,12 persen.


Karena, secara kumulatif pertumbuhan ekonomi Lampung pada semester 1-2022 dibandingkan semester 1-2021 (c-to-c) masih rendah atau di bawah nasional yakni sebesar 4,07 persen.

"Memang kalau secara year on year (y-on-y) kita naik 5,12 persen dan quarter to quarter (q-to-q) 9,12 persen. Tapi perlu antisipasi karena secara akumulasi Provinsi Lampung ini masih dibawah nasional untuk pertumbuhan ekonominya yakni 4,07 persen (c-to-c)," kata Muslimin, Selasa (9/8).

Dia juga mengaku saat ini adalah momentum akselarasi, yang artinya nanti pertumbuhan ekonomi Lampung bisa di atas nasional dengan prestasi-prestasi triwulan yang lebih baik.

"Dengan catatan perlu didukung terus oleh pemerintah apalagi kondisi saat ini dicapai karena adanya peningkatan disektor pangan dan kita sudah bagus struktur ekonominya, kita juga menguat kearah pengolahan,"ucap dia.

"Pemerintah cobalah untuk lebih mengeksplorasi kembali industri-industri pengolahan yang berbahan mentah pertanian untuk diolah menjadi pangan, supaya bisa lebih meningkatkan pertumbuhan ekonomi Lampung secara kumulatif nantinya," tutup Muslimin.