Walaupun Ada Wabah PMK, Harga Hewan Kurban Tetap Tinggi

Pedagang hewan kurban, Suardi/Tuti
Pedagang hewan kurban, Suardi/Tuti

Menjelang Hari Raya Idul Adha 2022 sejumlah lapak menjual hewan kurban mulai bermunculan. Seperti di Jalan Rasuna Said dekat Swiss-Belhotel.


Pedagang hewan kurban, Suardi mengatakan harga hewan kurban mengalami kenaikan, walaupun ada wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan berkuku belah. 

"Yang kami jual hewan kurban sehat dan berumur, serta telah memiliki sertifikat sehat dari dinas pertanian Bandar Lampung," kata Suardi, Selasa (14/6). 

Menurutnya, harga kambing yang ia jual kisaran Rp2-9 juta per ekor, harga sapi Rp18,5-33 juta per ekor. Harga itu akan mengalami kenaikan saat H-7 Idul Adha. 

"H-7 Idul Adha itu permintaan pasti meningkatkan sehingga harga dinaikkan 10 persen. Kalau saat ini baru terjual 2 ekor," ujarnya. 

Ia mengaku telah menyiapkan kambing sebanyak 100 ekor dan sapi 40 ekor. Yang mana sebagian hewan kurban didatangkan dari Pringsewu, Lampung Selatan dan Lampung Tengah. 

"Insyaallah semua hewan kurban aman dari PMK," jelasnya. 

Sementara itu, pedagang hewan kurban di Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Kedaton, Restu Pawana mengatakan saat ini terjadi penurunan permintaan hewan kurban, jumlahnya cukup banyak dibandingkan tahun lalu.

"Yang pesan sudah ada untuk kambing tapi dikit baru 50 ekor, kalau sapi belum ada. Harga kambing yang di jual kisaran Rp 1,5-5 juta per ekor," ujarnya.