Warga Lampung Korban "Mafia Tanah" Bisa Lapor ke Sini

Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

Bagi masyarakat Lampung yang merasa menjadi korban mafia tanah sekarang bisa langsung mengajukan laporan ke nomor pengaduan 081914150227. Nomor tersebut merupakan hotline yang langsung terhubung dengan Kejaksaan Agung RI. 


"Korban bisa langsung melapor ke nomor tersebut," kata Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Lampung I Made Agus Putra, Minggu (14/11).

Made melanjutkan, pihaknya juga siap menindaklanjuti laporan tersebut dengan pembentukan tim atas arahan langsung dari Kajagung untuk memberantas mafia tanah di Lampung. 

Sebelumnya, Jaksa Agung RI Sanitiar Burhanuddin memerintahkan seluruh jajaran Kejati terkait kebijakan Pemerintah Pusat yang saat ini menggencarkan upaya pemberantasan “mafia tanah” dan “mafia pelabuhan”. 

Upaya pemberantasan mafia tanah dan pelabuhan ini dinilai Jaksa Agung sebagai hal yang krusial. Pasalnya, praktiknya telah banyak meresahkan masyarakat dan menghambat proses pembangunan nasional. 

Selain itu, dapat memicu terjadinya banyak konflik sosial dan lahan yang berujung pada pertumpahan darah di banyak wilayah. Bahkan, disinyalir, mafia tanah telah membangun jejaring yang merajalela pada lembaga-lembaga pemerintah. 

"Salah satu upaya dalam memberantas mafia tanah adalah dengan menutup atau memperbaiki celah yang menjadi peluang masuknya jaringan mafia tanah," ujar Jaksa Agung dalam keterangan resminya, 12 November lalu.

Jaksa Agung juga memerintahkan kepada para Kepala Satuan Kerja baik Kejaksaan Tinggi maupun Kejaksaan Negeri agar segera bentuk Tim Khusus yang anggotanya gabungan antara jajaran Intelijen, Pidum dan Pidsus.

"Tim ini nantinya khusus untuk menanggulangi sindikat mafia tanah. Cermati betul setiap sengketa-sengketa tanah yang terjadi di wilayah hukum saudara," pungkasnya.