Warga Miskin Pematang Sawa Diabaikan Kecamatan Hingga Pemkab

Warga miskin Pematang Sawa yang cuma dihibur dengan stiker penerima Bantuan Kesejahreraan Sosial, sampai saat ini belum pernah didatangi Pendamping PKH setempat.


Menurut Nukhpiah (70), sejak ada pemberitaan terkait stiker Bantuan Kesejahteraan Sosial yang ditempel di rumahnya, mereka pernah didatangi angota komisi IV DPRD Tanggamus. Sedangkan pendamping dan pihak kecamatan belum pernah.

"Dari Kecamatan Pematang Sawa, Dinsos Tanggamus, dan Pendamping PKH, juga pendamping BPNT, tidak pernah datang, baik untuk meminta data, apalagi memberikan jaminan kalau keluarganya akan diupayakan mendapatkan bantuan tersebut," jelasnya.

Menurut dia, aparatur Pekon Guring yang pernah datang meminta data suaminya, untuk didaftarkan sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Covid-19.

Dia mengucapkan terimakasih kepada Pamong Pekon Guring, yang peduli dan berupaya agar mereka mendapatkan bantuan tersebut, katanya.

Dihubungi melalui sambungan telepon, Amrizal, Penjabat Kepala Pekon Guring mengatakan, selama ini tidak ada koordinasi baik dari pendamping PKH juga BPNT kepadanya selaku Penjabat Kepala Pekon prihal itu.

Menurut dia, Pekon tetap mengupayakan keluarga ibu Nukhpiah agar mendapatkan BLT Covid-19, Rp 600 ribu/bulan, selama 3 bulan, walaupun mereka selama ini sudah terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

"Atas nama Misran, suami ibu Nukhpiah datanya sudah lengkap untuk proses pembuatan Rekening penerima BLT Covid-19, beliau juga sudah lama menderita stroke," jelasnya.

Ia juga mengatakan, sudah berkoordinasi dengan kecamatan perihal itu. Kepada mereka dia mengatakan, akan mengupayakan Misran menjadi penerima bantuan tersebut, karena beliau memang layak mendapatkannya.

Dan selama ini keluarga tersebut belum pernah mendapatkan bantuan PKH dan BPNT, meski rumahnya sudah ditempel stiker penerima bantuan.

Melalui sambungan telepon, RMOLLampung mencoba mengkonfirmasi pendamping PKH, Adnan, Hp 085279264xxx aktip tapi tidak diangkat. Begitu juga dengan pendamping BPNT Deni Setiawan Hp no 082282363xxx aktip, diangkat istrinya dikatakan dia keluar tidak bawa hp.