Warga Teluk Betung Selatan Nabung Sampah untuk Sedot Tinja 

Warga Teluk Betung Selatan nabung sampah/Ist
Warga Teluk Betung Selatan nabung sampah/Ist

Warga Kelurahan Sumur Putri, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung meluncurkan program Bank Sampah Mandiri Bina Lestari Unit Sumber Berkah. Mereka menabung sampah untuk sedot tinja dan nabung emas. 


Ketua Tim PPK, Khalida mengatakan warga yang menabung dari hasil menjual sampah mendapatkan paket nabung emas 80 persen dan layanan sedot tinja 20 persen. 

"Begitu uang terkumpul, warga bisa mendapatkan emas dan penyedot tinja akan datang langsung ke rumah anggota bank sampah untuk menyedot septitank," kata Khalida, Sabtu (10/9). 

Menurutnya, program bank sampah menjadi salah satu upaya untuk menjaga lingkungan dari sampah dan mencegah pencemaran air limbah dari air tinja. 

"Kita dorong agar warga khususnya ibu-ibu PKK memilah sampah sekaligus menyedot tinja. Bank sampah ini adalah unit ke-12 yang terbentuk di Kecamatan Teluk Betung Selatan," ujarnya. 

Sementara itu, Program Officer SNV sekaligus Koordinator Program Kampung Hijau Berkelanjutan, Iffah Rachmi mengatakan program ini salah satu upaya mengimplementasikan Perda No 7 tahun 2020, dimana tangki septik harus dilakukan penyedotan berkala paling lama 3 tahun sekali. 

“Program kampung hijau mencoba mengintegrasikan isu sanitasi dengan isu lingkungan lainnya, sehingga dapat menjawab beberapa tantangan sekaligus,” jelasnya. 

Inisiasi kegiatan kampung hijau berkelanjutan dilakukan tim komunikasi perubahan perilaku sanitasi aman Kota Bandar Lampung yang melibatkan 10 dinas terkait bersama Kecamatan Teluk Betung Selatan yang didukung oleh SNV Netherland Development Organisation sejak November 2021. 

Kegiatan ini ditujukan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat melalui pengelolaan sanitasi dan lingkungan. Indikatornya terdiri dari sanitasi layak dan aman, penghijauan dan pemanfaatan lahan pekarangan, pengelolaan sampah, kebersihan dan partisipasi masyarakat.