Warga Aksi Tolak Jika Ada Pemakaman Covid-19 Lagi Di Kotabaru




Warga spontan aksi menolak jika ada rencana pemakaman lagi pasien covid-19 di kawasan Perkemahan Kotabaru, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan' Jumat (3/4), sejak pukul 14.45 WIB.

[caption id="attachment_37352" align="alignnone" width="687"] Ada dua liang lahat baru digali diantara makam korban pertama covid-19 di Lampung/RMOLLampung[/caption]

Pemakaman pasien 02 covid 19 pertama yang meninggal sebelumnya di RSUD Abdul Moeloek, Selasa (31/3), MISF (35), warga Kotabaru merasa kecolongan.

Kali ini, ketika eskavator kembali menggali makam baru pukul 14.00 WIB, warga spontan ramai-ramai menolak jika ada pemakaman kembali korban covid-19.

"Saya sudah jelaskan kepada warga, pemakaman tidak berbahaya. Namun, mereka bilang jika aman kenapa tidak dekat rumahnya," ujar Maryono.

[caption id="attachment_37353" align="alignnone" width="682"] Warga berkerumun menolak pemakaman selanjutnya covid-19 di Kotabaru/RMOLLampung[/caption]

Maryono, kaur Pemerintahan Desa Purwotani, Kecamatan Jatiagung kepada Kantor Berita RMOLLampung kewalahan meredam kemarahan warga.

MISF baru bisa dimakamkan sehari setelah meninggal dunia akibat adanya penolakan warga Kelurahan Batuputu, Kecamatan Telukbetung Barat, Kota Bandarlampung, Senin (30/2).