Wartawan Lampung Divaksin Covid-19 Tahap Kedua

Reihana dan awak media/RMOLLampung
Reihana dan awak media/RMOLLampung

Wartawan garis depan akan divaksin Covid-19 pada tahap kedua di Provinsi Lampung, termasuk masyarakat yang melakukan pelayanan publik seperti TNI/Polri, guru, satpol-PP.


Wartawan garis depan akan divaksin Covid-19 pada tahap kedua di Provinsi Lampung, termasuk masyarakat yang melakukan pelayanan publik seperti TNI/Polri, Guru, Satpol-PP.

"Vaksin tahap kedua, saya minta rekan-rekan media dimasukan karena membantu pelayanan publik juga," katanya Juru Bicara Gugus Covid-19 Lampung Reihana, Selasa (19/1).

Diungkapkannya juga, total vaksin tahap kedua tersedia sekitar 31 ribu dosis. "Kita telah mengusulkan tambahan dosis ke Kemenkes RI, insya-Allah akan datang 20 atau 21 Januari itu," ujarnya.

Tahap Pertama

Vaksinasi Covid-19 tahap pertama dilakilan di RSUD Abdul Moeloek, Kota Bandarlampung, Kamis (14/1). Sejumlah pejabat pemerintah dan wakil rakyat divaksin Sinovac.

Selain itu unsur TNI, Polri, perwakilan tokoh masyarakat, akademisi dan Ketua IDI wilayah Lampung serta tenaga kesehatan turut serta menjadi penerima vaksin pertama.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi tidak divaksin dengan alasan usianya sudah di atas 60 tahun. Namun, dia memantau pelaksanaan vaksin tahap pertama di RSUD Abdul Moloek.

Lampung telah menerima 40.520 dosis vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat. Targetnya, vaksin untuk 35.829 tenaga kesehatan serta petugas penelusuran kasus.