WNA Asal Filipina Buat E-KTP Di Pesawaran

Perekaman e-KTP di Disdukcapil Pesawaran/ Rama
Perekaman e-KTP di Disdukcapil Pesawaran/ Rama

Warga negara asing (WNA) untuk pertama kali melakukan perekaman e-KTP pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pesawaran 


Guillermo Palomo Razon, WNA asal Filipina untuk kali pertama melakukan perekaman administrasi kependudukan (Adminduk) setelah memutuskan untuk tinggal di Pesawaran. 

"Saya WNA asal Filipina telah menikah dengan wanita dari Indonesia dan tinggal di Desa Sinar Harapan Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, karena memang istri saya warga disini," kata Guillermo, usai melakukan perekaman e-KTP, Kamis (10/6).

Menurut Guillermo yang kesehariannya sebagai pedagang mengaku betah tinggal di Indonesia. 

"Saya mengurus adminduk di Indonesia karena saran dari kantor Imigrasi, sekaligus saya merasa nyaman tinggal disini (Pesawaran-red)," ujarnya. 

Sementara, Kadisdukcapil Pesawaran Ketut Partayasa mengatakan perekaman e-KTP terhadap WNA, merupakan pertama kali dilakukan di Pesawaran. 

"WNA boleh memiliki adminduk sebagai data dirinya tinggal Indonesia, tapi masa berlaku adminduknya itu sesuai dengan izin tinggal tetap yang dikeluarkan kantor imigrasi," timpalnya.

Karena perekaman terhadap WNA merupakan yang pertama, maka dari itu, Ia mengaku perlu adanya beberapa persyaratan tambahan. 

"Jika untuk proses perekamannya itu sama yaitu foto, sidik jari dan cek mata, tapi untuk persyaratan berkas tentu ada perbedaannya, misalnya adanya tambahan pasport dan surat izin tinggal tetap yang dikeluarkan oleh kantor imigrasi," jelas Ketut.

"Dan untuk legalitasnya, semua fungsi dokumentasi kependudukannya bisa digunakan, tapi yang perlu diketahui WNA ini merupakan penduduk Indonesia namun bukan Warga Negara Indonesia," pungkasnya.