Rektor Unila Digugat Soal Sertifikat SMA YP Unila

Yayasan Pendidikan Universitas Lampung (YP Unila) ancam mempidanakan Rektor dan Wakil Rektor Unila jika tidak mengembalikan sertifikat SMA YP Unila.


Indah Meilan dari Kantor Hukum Catra Biksa Surabaya mengatakan hal itu kepada awak media usai sidang mediasi di PN Kelas IA Tanjungkarang, Selasa (29/9).

Menurut dia, ada perbedaan antara

YP Unila dengan Unila. Sertifikat SMA YP Unila dititipkan agar tak hilang saat pembangunannya ke Rektor Unila sejak tahun 2006. 

Namun, hingga kini, belum dikembalikan. "Kita sudah meminta secara lisan maupun tertulis, tapi tak kunjung teralisasi tanpa alasan jelas," katanya.

Sukarmin, pengacara Rektor Unila, mengatakan tidak paham adanya gugatan seperti ini. Menurut dia, YP Unila dengan Unila itu satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

Soal belum dikembalikannya sertifikat SMA YP Unila, Sukarmin mengatakan kemungkinan adanya cicilan. Dia mempertanyakan siapa yang bayar cicilannya.

Sukarmin mengatakan gugatan Samsudin DKK atas nama pembina dan pengurus menggugat Rektor dan Wakil Rektor Unila itu prematur. Alasan dia, pengurus dan pembina itu tidak terpisahkan, katanya.