Yusly Bantah Palsukan Kependudukan Untuk PPK Balam




Yusly Mail membantah telah palsukan dokumen kependudukan untuk daftar Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kota Bandarlampung.

Pria kelahiran Pekanbaru 26 Juni 1976 ini dilaporkan memalsukan dokumen kependudukan sebelum pelantikan PPK.

Hal tersebut lantaran Yusly tidak terdaftar di RT dan Kelurahan setempat.

20 Februari lalu, Ibrahim Ketua RT 07 / Lk 1 Kelurahan Rawa Laut, Kecamatan Enggal menerbitkan surat keterangan bahwa Yusly Mail tidak pernah dibuatkan surat keterangan domisili di di Jalan KH Mas Mansyur No 46D Rawa Laut.

Yusly membenarkan dirinya tidak pernah mengurus surat pindah ke RT setempat, namun langsung ke Dukcapil.

"Saya ngurus pindah langsung ke Dukcapil, kan sekarang bisa ngurus langsung ke Dukcapil gak perlu lewat RT lagi, jadi wajar kalau RT gak tau" jelasnya.

Ia membenarkan tempat tinggalnya berada di Jalan KH Mas Mansyur No 46D Rawa Laut seperti yang diberitakan. "46 itu nomor rumahnya, 46D itu karena kamar kos saya D, kata ibu kos saya biar gak repot 46D aja alamatnya," jelasnya.

Ketua KPU Bandarlampung Dedy Triadi mengatakan proses rekrutmen PPK dilakukan secara transparan dan profesional. Setelah tahapan, ada proses tanggapan masyarakat dan klarifikasi.

"Sampai tanggal 25 februari tidak ada laporan dari masyarakat, maka di 26-28 februari kami umumkan lagi 5 besar PPK dan hari ini kita lantik," ujarnya.

Ia melanjutkan, kalau memang ada pemalsuan dokumen itu merupakan ranah kepolisian.

"Kalau benar, katakanlah, pemalsuan dokumen dan lain-lain, itu ranah kepolisian. Silakan saja dilaporkan," pungkasnya.