Yusuf Kohar Misinya Jadikan Bandarlampung Bersih Sampah Dan Korupsi




Selain bakal calon wali kota Rycko Menoza, Yusuf Kohar yang juga mendaftar ke Partai Demokrat menyoal kotornya Kota Bandarlampung.

Dia menyampaikan hal itu ketika acara pembacaan visi dan misi Bakalcawakot Kota Bandarlampung yang digelar di Sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Bandarlampung, Sabtu malam (29/2).

Dia yang kini masih menjabat wakil wali Kota Bandarlampung akan melakukan perubahan, memantapkan dan menyempurnakan pembangunan Kota Bandarlampung.

Kota Bandarlampung sebagai kota jasa dan pariwisata yang bersih, pintar, berbudaya, luhur, beriman dan berwawasan lingkungan, urainya.

Menurutnya, bersih berarti bersih lingkungan dan bersih dari tindakan korupsi.

"Dulu, kita ada tempat pembuangan sampah (TPS), sekarang tidak ada lagi. Dulu, ada truk sampah, sekarang hanya tinggal 50 truk sampah," katanya.

Kota Bandarlampung punya PTA dengan kondisi yang sangat memperihatinkan.

"Kita harus berkerjasama dengan perusahan dalam mengelolah sampah," katanya.

Bersih tak hanya lingkungan, tapi juga pemerintahannya harus bersih. Jangan main-main dengan fee proyek, tandasnya.

Misi kedua, kata Yusuf Kohar, bagaimana menciptakan dan membangun kehidupan kota yang lebih pintar.

"Kita harus pintar, fokus kita pada pendidikan dan kesehatan. Tidak hanya gratis saja tapi gratis dan berkualitas melalui peningkatan mutu," tuturnya.

Ia juga akan mewujudkan kota yang lebih berbudaya. Karena menurutnya pelayanan publik saat ini meragukan.

"Yang namanya pelayanan publik kita meragukan pak, pasar kita kotor, tidak terus dan banyak yang kosong. Pelayanan di kecamatan, pelayanan di kelurahan, pelayanan publik di pasar, pelayanan publik di tempat terbuka hijau harus ada di Bandarlampung ini," jelasnya.

Ia akan membangun suasana kehidupan masyarakat yang lebih luhur lewat pembangunan ekonomi berbasis kemampuan, keterampilan dan kreatifitas masyarakat.

"Yang berikutnya, bagaimana kita mengajak masyarakat supaya masyarakat beriman," ujarnya.

Membangun Kota Bandarlampung yang berwawasan lingkungan.

"Supaya menjadi kota yang asri, kota enak dinikmati, kota enak dipandang. Karena Bandarlampung berpotensi dengan adanya jalan tol," pungkasnya.